Panduan Penyusunan Media Literasi Visual SLB
Penggunaan media visual konkret sangat efektif untuk membantu peserta didik dengan hambatan intelektual (Tunagrahita), hambatan pendengaran (Tunarungu), maupun Autisme dalam memahami konsep kata dan kalimat.
- Kartu Kata Bergambar (Flashcard Kontekstual): Gunakan foto asli benda-benda di lingkungan sekitar siswa dengan latar belakang polos dan teks berukuran jelas (minimal 24pt sans-serif).
- Jadwal Visual Harian (Visual Schedule): Susun urutan aktivitas belajar menggunakan rangkaian piktogram dari kiri ke kanan atau atas ke bawah agar siswa merasa aman dan terstruktur.
- Buku Cerita Bergambar Sederhana (Social Story): Buat cerita pendek 5–8 halaman dengan tokoh yang dekat dengan keseharian siswa untuk melatih pemahaman bacaan sekaligus perilaku adaptif.