Dasar-Dasar Bahasa Isyarat di Lingkungan Sekolah
Bahasa Isyarat merupakan jembatan komunikasi utama bagi peserta didik Tunarungu untuk mengakses ilmu pengetahuan dan berinteraksi secara setara. Dalam pembelajaran di SLB, guru mengombinasikan pengenalan abjad jari (A–Z) dengan isyarat kosakata kontekstual.
Prinsip Utama Berkomunikasi dengan Siswa Tunarungu
- Posisi Berhadapan & Pencahayaan Cukup: Pastikan wajah dan tangan guru terlihat jelas oleh siswa tanpa terhalang cahaya dari belakang (backlight).
- Ekspresi Wajah & Gerak Bibir Alami: Sertai gerakan tangan dengan artikulasi bibir yang jelas (tidak berlebihan) dan ekspresi wajah yang sesuai dengan makna kalimat.
- Pengulangan Kontekstual: Hubungkan setiap isyarat baru dengan benda nyata, foto, atau tulisan di papan tulis agar konsep kata tertanam kuat.